TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Balai Benih Ikan (BBI) terus didorong menjadi pemasok utama benih ikan untuk mendukung pengembangan perikanan budidaya di daerah.
Sejumlah komoditas ikan air tawar seperti ikan mas, nila hingga patin saat ini sudah dapat diproduksi secara mandiri melalui fasilitas pembenihan yang dimiliki BBI.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas udang galah. Pembenihan udang galah hingga kini belum dapat dilakukan secara mandiri karena membutuhkan fasilitas khusus.
Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan, Syamtidar Noor, mengatakan hampir seluruh kebutuhan benih ikan budidaya telah dipenuhi melalui BBI. Pengecualian masih berlaku untuk udang galah.
“Sumber benih semua kita dari Balai Benih Ikan kecuali udang galah. Karena memang kita belum melakukan pembenihan udang galah di sini karena butuh fasilitas khusus,” kata Syamtidar, Jumat (25/09/26).
Dia mengatakan benih ikan mas, nila hingga patin sudah diproduksi melalui BBI.
“Sehingga benih-benih lain seperti ikan mas, ikan nila itu kita adakan di Balai Benih, kemudian patin juga kemarin dari Balai Benih,” ujarnya.
Menurutnya, pembenihan udang galah memiliki kebutuhan teknis yang berbeda dibandingkan ikan air tawar. Pada fase larva, udang galah membutuhkan lingkungan dengan salinitas tertentu sebelum nantinya beradaptasi dan dibesarkan di air tawar.

Proses pembenihan membutuhkan fasilitas air payau serta pengaturan kualitas air, suhu dan sirkulasi yang lebih spesifik.
Keterbatasan fasilitas tersebut membuat benih udang galah belum bisa diproduksi di BBI. Kebutuhan benih masih harus dipenuhi melalui pasokan dari luar atau pihak lain.
Sementara itu, kemampuan BBI memproduksi benih ikan mas, nila dan patin dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembudidaya lokal.
Ketersediaan benih dari BBI tidak hanya membantu memastikan pasokan, tetapi juga diharapkan menjaga kualitas benih yang digunakan pembudidaya.
Pemkab Bulungan juga terus membuka peluang pengembangan sarana dan prasarana BBI. Salah satu yang dikaji ialah kemungkinan pembangunan fasilitas khusus untuk mendukung pembenihan udang galah.
Jika fasilitas tersebut dapat dipenuhi, pembenihan udang galah di daerah diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar. (jm/*red)








