Dinas Perikanan Bulungan Ingatkan Edukasi Gemarikan untuk Tingkatkan Gizi Masyarakat

oleh -1120 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan merespons kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai gerakan nasional melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 74 Tahun 2026.

Kebijakan ini akan ditindaklanjuti melalui sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan, Syam Hendarsyah, menegaskan bahwa Gemarikan tidak boleh berhenti sebagai kampanye atau slogan semata.

Gerakan ini harus diwujudkan melalui edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan, pertumbuhan anak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, sosialisasi menjadi langkah penting untuk mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat sekaligus memperkuat pemanfaatan potensi perikanan daerah sebagai sumber pangan bergizi. “Kami akan menyosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan kepada masyarakat agar kesadaran tentang pentingnya konsumsi ikan semakin meningkat,” ujar Syam Hendarsyah, Kamis, (15/10/26).

Baca Juga  RS Masuk Desa, Bupati Ibrahim Ali: Warga Tak Perlu Lagi ke Kota

“Ikan bukan hanya sumber pangan, tetapi juga sumber protein berkualitas yang berperan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan generasi muda,” tambahnya.

Ia menekankan, keberhasilan Gemarikan tidak cukup diukur dari seberapa sering kegiatan sosialisasi dilaksanakan.

Hal yang lebih penting adalah bagaimana gerakan tersebut mampu mendorong masyarakat menjadikan ikan sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari.

Dinas Perikanan Bulungan akan mendorong penyampaian informasi mengenai manfaat ikan, pentingnya pemenuhan gizi keluarga, serta pengenalan beragam produk perikanan yang dapat dikonsumsi masyarakat.

Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menempatkan Gemarikan sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Baca Juga  Dinas Perikanan Bulungan Beri Jaminan Sosial Gratis bagi 1.000 Nelayan Aktif

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah berkewajiban memastikan ketersediaan ikan dengan kualitas yang baik guna memenuhi kebutuhan masyarakat, terlebih Indonesia merupakan negara maritim dengan potensi sumber daya perikanan yang besar.

KKP juga menerapkan pendekatan dari hulu hingga hilir untuk menjaga keberlanjutan pasokan ikan.

Upaya tersebut mencakup peningkatan produktivitas nelayan dan pembudidaya, penguatan rantai pasok, penyimpanan, distribusi, hingga peningkatan mutu produk perikanan.

Sementara itu, Perpres Nomor 74 Tahun 2026 memperkuat posisi Gemarikan sebagai gerakan nasional yang dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan.

Kelompok sasaran strategis dalam gerakan ini meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak-anak, dan remaja. Kelompok tersebut menjadi perhatian karena pemenuhan gizi sejak dini berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Baca Juga  Kuota BBM Subsidi Terpenuhi, Dinas Perikanan Bulungan Pastikan Kebutuhan Nelayan Tak Terabaikan

Bagi Kabupaten Bulungan, sosialisasi Gemarikan diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat ikan, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Syam menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar gerakan nasional tersebut memberikan dampak nyata.

Edukasi ini, perlu dilakukan secara konsisten sehingga konsumsi ikan tidak sekadar meningkat ketika ada kegiatan kampanye, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, Gemarikan diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia Bulungan yang sehat dan berkualitas. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan