Dinas Perikanan Bulungan Dorong Produk Olahan Ikan Penuhi Standar Mutu

oleh -1038 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Produk olahan hasil perikanan Kabupaten Bulungan tidak lagi hanya dituntut mampu menarik konsumen dari sisi rasa dan kemasan. Aspek kelayakan proses produksi serta pemenuhan standar mutu menjadi perhatian penting agar produk pelaku usaha lokal mampu masuk ke pasar yang lebih luas.

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan, Junaidi, mengatakan peningkatan daya saing produk perikanan harus berjalan beriringan dengan pembenahan proses produksi.

Menurutnya, produk olahan ikan memiliki peluang untuk berkembang apabila pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memahami standar pengolahan dan keamanan pangan.

“Daya saing produk itu bukan hanya dari bagaimana produk tersebut dipasarkan, tetapi juga bagaimana proses produksinya memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Junaidi, Kamis, (01/10/26).

Baca Juga  Dinas Perikanan Bulungan Bekali Nelayan Bimtek Manajemen Usaha dan Keuangan, Dorong Pendapatan Lebih Optimal

Ia menjelaskan, Dinas Perikanan Bulungan terus mendorong pelaku usaha pengolahan ikan untuk meningkatkan kualitas sarana produksi sekaligus memenuhi persyaratan kelayakan pengolahan.

Langkah tersebut dilakukan agar produk yang dihasilkan UMKM perikanan memiliki dasar yang lebih kuat ketika hendak dipasarkan di luar daerah.

Sebelumnya, Dinas Perikanan Bulungan melakukan koordinasi dengan Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tarakan terkait implementasi dan pelayanan Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP). Dalam pertemuan tersebut, Junaidi hadir bersama tim Dinas Perikanan Bulungan.

Junaidi menilai pendampingan terhadap pelaku usaha menjadi bagian penting dalam proses tersebut. UMKM tidak cukup hanya diberikan fasilitas, tetapi juga perlu memahami bagaimana menjaga konsistensi mutu produknya.

Baca Juga  Sebelum Bantuan Disalurkan, Dinas Perikanan Bulungan Bekali Pembudidaya dengan Pelatihan Teknis

“Pembinaan ini bagaimana pelaku usaha bisa memahami standar yang harus dipenuhi, sehingga produk yang dihasilkan bukan hanya bisa dijual, tetapi juga memiliki kualitas yang terjamin,” katanya.

Upaya memperkuat standar mutu ini sekaligus melengkapi program hilirisasi perikanan yang sedang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Dinas Perikanan sebelumnya mendorong pengolahan komoditas ikan lokal seperti suruyuk dan bulan-bulan menjadi produk bernilai tambah. Dua unit pengolahan juga dikembangkan untuk menghasilkan bahan baku berupa surimi, sehingga keberlanjutan pasokan bagi UMKM pengolahan dapat lebih terjaga.

Dengan pola tersebut, pengembangan sektor perikanan Bulungan diarahkan tidak berhenti pada aktivitas menangkap atau menjual ikan segar. Rantai usaha mulai diperkuat dari ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, pemenuhan standar mutu hingga pemasaran.

Baca Juga  Dinas Perikanan Bulungan Gelar Pengukuran Awal Koperasi Nelayan Merah Putih di 3 Lokasi

Data Dinas Perikanan Bulungan menunjukkan angka konsumsi ikan daerah pada 2024 mencapai 69,38 kilogram per kapita per tahun, sedikit di atas target 69 kilogram. Pemerintah daerah juga mendorong diversifikasi produk hasil perikanan dan peningkatan kualitas pelaku usaha pengolahan.

Junaidi mengatakan penguatan sektor hilir tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelaku usaha sekaligus membuka ruang bagi produk perikanan Bulungan untuk bersaing di pasar domestik.

“Harapannya produk yang dihasilkan pelaku usaha semakin berkualitas dan memiliki daya saing, sehingga pasarnya juga bisa semakin luas,” pungkasnya. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan