Jalan Krayan-Malinau Ditarget Tuntas 2028, Buka Akses Wilayah Perbatasan

oleh -1010 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Harapan masyarakat Krayan untuk memiliki akses darat menuju Malinau mulai mendapat titik terang. Pembangunan dua ruas jalan yang menghubungkan kawasan Krayan dengan Malinau ditargetkan rampung pada 2028.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Bupati Nunukan H Irwan Sabri setelah dilakukan rapat koordinasi di Malinau dan kunjungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke kawasan Krayan.

Dua ruas jalan yang direncanakan meliputi akses dari kawasan Bandara Yuvai Semaring melalui Pa’ Bawan dan Krayan Tengah menuju Malinau. Ruas lainnya menghubungkan dari arah Malinau menuju Krayan.

Baca Juga  Warga Krayan Rela Tempuh Dua Hari Satu Malam Hadiri Festival IRAU ke-11 di Malinau

Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah Krayan. Selain itu, konektivitas darat juga dinilai penting untuk memangkas biaya logistik dan memperlancar mobilitas masyarakat.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini kita perjuangkan untuk masyarakat Krayan mulai mendapat tindak lanjut. Dua ruas jalan ini menjadi bagian penting untuk membuka akses Krayan menuju Malinau,” kata Irwan dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga  Wakapolda Kaltara Tinjau Perbatasan RI-Malaysia di Pulau Sebatik

Irwan berharap pembangunan jalan tersebut berjalan sesuai tahapan sehingga konektivitas darat Krayan-Malinau dapat terwujud pada 2028.

Menurutnya, keberadaan jalan tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi. Infrastruktur tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Krayan.

“Kita ingin masyarakat Krayan semakin mudah bergerak, hasil pertanian dan perkebunan semakin mudah dipasarkan, biaya logistik semakin rendah, dan pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau,” ujarnya.

Baca Juga  Dibalik Realita Anggaran Pusat, Kaltara Fokus Infrastruktur Hadapi Tantangan dengan Strategi

Pemkab Nunukan selanjutnya akan berkoordinasi dengan Pemprov Kalimantan Utara, Kementerian PU, BNPP, Kementerian Pertahanan serta kementerian dan lembaga terkait.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan rencana pembangunan dua ruas jalan tersebut berjalan sesuai tahapan.

“2028 harus menjadi momentum penting bagi Krayan dengan terwujudnya konektivitas darat Krayan-Malinau,” tegas Irwan.

“Ketika jalan terbuka, maka peluang ekonomi, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat juga semakin terbuka,” pungkasnya. (tus/man/chk/prokompim)

Bagikan

Tinggalkan Balasan