Nunukan dan Sabah Perkuat Surveilans Malaria di Kawasan Perbatasan

oleh -1014 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Nunukan menerima kunjungan kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama kesehatan, khususnya dalam upaya pengendalian malaria di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kunjungan berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Rabu (7/10/26). Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, hadir bersama rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah yang dipimpin Dr Abdul Marsudi Bin Manah.

Turut hadir Konsul RI Tawau Dino Nurwahyudin dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Usman.

Raden Iwan menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Nunukan, Kalimantan Utara, dan Sabah.

Baca Juga  Pasca Cuti Umroh, Bupati Nunukan Kembali Aktif Bekerja Jalankan Roda Pemerintahan

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah,” kata Raden Iwan.

Ia mengatakan pengendalian malaria di kawasan perbatasan membutuhkan kerja sama lintas negara. Sebab, penyakit tersebut tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara.

Mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, perdagangan hingga perjalanan lintas batas dinilai dapat menjadi faktor yang memungkinkan perpindahan kasus dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Pj Sekda Nunukan Raden Iwan mendorong adanya koordinasi berkelanjutan dalam surveilans, penemuan dan pengobatan kasus, pertukaran informasi, pengendalian vektor, hingga pencegahan penularan di wilayah berisiko.

Baca Juga  Dari Mangkupadi, PT PRI Ajak Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan

“Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan darat dan laut yang berhubungan langsung dengan Malaysia, khususnya Negeri Sabah. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri dalam pengendalian malaria, namun sekaligus menjadi peluang untuk membangun model kerja sama lintas negara yang lebih baik,” ujarnya.

Pemkab Nunukan berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat mekanisme komunikasi dan koordinasi antara jajaran kesehatan di Nunukan, Kalimantan Utara, dan Sabah.

Sementara itu, Dr Abdul Marsudi Bin Manah menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Ia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada satu pertemuan.

Baca Juga  Pemkab Nunukan Pastikan Ganti Rugi Lahan Embung Lapri Tuntas 2026

“Kami amat berbesar hati atas pelayanan yang cukup baik. Saya dan tim mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang diberikan. Kalau ada kesilapan, kami mohon maaf,” kata Abdul Marsudi.

Dia berharap hubungan dan kerja sama antara kedua wilayah dapat terus dipererat, terutama dalam bidang kesehatan di kawasan perbatasan.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan kesepahaman serta rekomendasi konkret untuk memperkuat kerja sama lintas batas Kalimantan Utara-Sabah, khususnya dalam pencegahan dan pengendalian malaria secara berkelanjutan. (mar/ilo/tus/prokompim)

Bagikan

Tinggalkan Balasan