MALINAU, Kaltaraaktual.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, meminta seluruh Puskesmas memperkuat tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pengelolaan keuangan yang baik dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Ernes saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau Tahun 2026, Senin (02/11/26).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Laga Feratu, Kabupaten Malinau.
Sekda Ernes mengatakan Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Keberadaannya memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Menurutnya, peran tersebut harus didukung dengan sistem pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Pengelolaan keuangan BLUD harus dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab. Fleksibilitas yang diberikan kepada Puskesmas harus dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung kebutuhan operasional dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ernes menjelaskan, penerapan pola pengelolaan keuangan BLUD memberikan keleluasaan bagi Puskesmas dalam mengelola pendapatan maupun belanja. Namun, fleksibilitas tersebut tetap harus diimbangi dengan perencanaan yang matang, pencatatan tertib, pelaporan akurat, serta pertanggungjawaban yang jelas.
Dia berharap Bimtek tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai tata cara pengelolaan keuangan BLUD secara menyeluruh.
Materi yang perlu dipahami meliputi perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan pendapatan dan belanja, penatausahaan, penyusunan laporan keuangan hingga pertanggungjawaban.
“Ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” pesannya.
Selain tata kelola keuangan, Ernes juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Dia meminta koordinasi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah, serta perangkat daerah terkait terus diperkuat.
Menurutnya, pengelolaan keuangan BLUD tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi. Lebih dari itu, sistem tersebut harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Malinau pun berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
Melalui Bimtek tersebut, seluruh Puskesmas diharapkan semakin siap menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD secara tepat, memperkuat akuntabilitas, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, mudah diakses, dan berkeadilan bagi masyarakat. (hbb/prokompim/red)







