MALINAU, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus berupaya menekan angka stunting melalui kegiatan timbang serentak di sejumlah wilayah. Kali ini, pemantauan dilakukan di enam titik yang tersebar di Kecamatan Mentarang dan Mentarang Hulu, Selasa (03/11/26) pagi.
Mewakili Bupati Malinau, Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Malinau, Francis, turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Fransic didampingi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Kemasyarakatan, Daniel Daring Balang.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan timbang serentak yang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan, TP PKK, dan Tim Posyandu Kabupaten Malinau berjalan lancar serta mencapai sasaran.
Dari hasil pemantauan sementara, tingkat kehadiran anak di wilayah Kecamatan Mentarang dan Mentarang Hulu diperkirakan mencapai 95 persen.
Francis mengatakan, kegiatan timbang serentak menjadi salah satu agenda penting pemerintah daerah dalam memantau pertumbuhan anak sekaligus mencegah risiko stunting sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak terus terpantau. Kehadiran pemerintah juga untuk melihat langsung pelaksanaan di lapangan, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan maksimal,” ujar Francis.
Menurutnya, partisipasi orang tua membawa anak ke Posyandu menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan stunting. Dengan pemantauan rutin, kondisi pertumbuhan anak dapat diketahui lebih awal.
Dia juga mengingatkan agar perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak tidak hanya dilakukan saat pelaksanaan timbang serentak.
“Kami berharap orang tua terus memperhatikan tumbuh kembang anak, termasuk kebutuhan gizinya. Jangan hanya datang saat ada kegiatan timbang serentak, tetapi manfaatkan pelayanan Posyandu yang dilaksanakan setiap bulan,” pesannya.
Pemkab Malinau berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Melalui sinergi Dinas Kesehatan, TP PKK, Puskesmas, kader Posyandu, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting di Kabupaten Malinau diharapkan dapat berjalan lebih optimal. (sd/prokompim/red)







