Kakaknya Brimob Gugur ditembak KKB di Papua, Kini Sang Adik Yatim Menangis Berjuang Jadi Polwan

oleh -2168 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Seorang peserta calon siswa (casis) Polri asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyampaikan kisah perjuangan hidup keluarganya saat mengikuti tahapan seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026.

Perempuan bernama Alnisha itu mengaku merupakan adik kandung dari almarhum Bharatu Aldi, anggota Korps Brimob Polri yang gugur saat menjalankan tugas di Papua pada 2019. Dalam penyampaiannya, ia berharap dapat melanjutkan jejak pengabdian sang kakak kepada negara.

“Saya mengikuti tes Polri untuk kedua kalinya. Ini kesempatan terakhir saya karena sudah memasuki usia maksimal pendaftaran,” kata Alnisha dalam pernyataannya.

Baca Juga  Pengumuman Hasil 13 komponen Seleksi Sekolah Inspektur Polisi Angkatan 55 dan 56 Polda Kaltara

Ia menuturkan berasal dari keluarga sederhana di Nunukan. Ayahnya bekerja sebagai buruh pelabuhan, sementara ibunya telah meninggal dunia ketika ia masih berusia delapan tahun. Untuk membantu kebutuhan keluarga sekaligus biaya mengikuti seleksi, Alnisha bekerja di sebuah usaha fotokopi.

Perjalanan menuju lokasi seleksi di Polda Kalimantan Utara juga tidak mudah. Ia harus menempuh perjalanan sekitar empat jam melalui jalur laut dari Nunukan menuju Tarakan hingga tiba di Tanjung Selor.

Baca Juga  Dit Samapta dan Satbrimob Polda Kaltara Jinakkan Karhutla

Nama almarhum kakaknya, Bharatu Aldi, disebut telah diabadikan di sejumlah tempat di lingkungan Korps Brimob sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya. Salah satunya menjadi nama jalan menuju Polres Nunukan serta monumen di pusat pelatihan Brimob.

Keluarga juga menyebut nama Bharatu Aldi diabadikan di satuan tempatnya pernah berdinas, yang kini berada di Kompi 2 Batalion A Resimen 1 Pasukan Pelopor. Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nunukan.

Baca Juga  Komitmen Polri: Jalan Pengabdian Wujudkan Kedaulatan Pangan di Bumi Benuanta

Ayah Alnisha berharap putrinya dapat meneruskan cita-cita dan pengabdian sang kakak di institusi Polri.

“Harapan kami, anak kami bisa menggantikan kakaknya untuk mengabdi kepada negara,” ujar ayah Alnisha.

Dalam pesannya, Alnisha juga memohon doa dan dukungan kepada pimpinan Polri, termasuk Kapolri, Korps Brimob Polri, dan Kapolda Kalimantan Utara agar diberi kelancaran mengikuti seluruh tahapan seleksi. (**)

Tinggalkan Balasan