MALINAU, KaltaraAktual.com- Suasana penuh sukacita menyelimuti Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan, saat jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) merayakan Hari Ulang Tahun ke-59 sekaligus meresmikan gedung gereja yang baru, Rabu (06/05/26) sore hingga malam.
Perayaan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus. Dalam kesempatan itu, ia menilai perjalanan panjang GKII Langap hingga mencapai usia hampir enam dekade merupakan bukti kuatnya semangat pelayanan dan kebersamaan masyarakat.
Sekda Malinau, Ernes mengatakan, pembangunan rumah ibadah di wilayah pedalaman bukan perkara mudah. Namun menurutnya, kekompakan jemaat mampu menghadirkan gereja yang kini berdiri megah dan menjadi simbol persatuan warga.
“Gereja tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga tempat bertumbuhnya iman, pelayanan, dan kasih bagi masyarakat,” ujar Ernes dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong jemaat yang tetap konsisten membangun gereja meski dihadapkan dengan berbagai keterbatasan. Menurutnya, keberadaan gereja harus terus dihidupkan melalui pelayanan yang aktif dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Sekda Ernes turut menyinggung sejarah masuknya Injil di wilayah tersebut yang disebut penuh tantangan akibat perbedaan budaya dan keyakinan masyarakat pada masa lalu. Meski demikian, proses panjang itu akhirnya melahirkan komunitas gereja yang kini berkembang dan menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Desa Langap.
Selain meresmikan gedung gereja, Sekda Malinau juga mengingatkan pentingnya mendokumentasikan sejarah perjalanan GKII agar perjuangan para pendahulu tidak dilupakan generasi berikutnya.
Ia berharap gereja dapat terus berkembang, membuka pelayanan baru, serta menjangkau lebih banyak jemaat di wilayah Malinau Selatan.
Sekda Ernes juga mengajak masyarakat untuk waspada terhadap berbagai persoalan sosial yang kini mulai marak, seperti judi online, pinjaman online ilegal, dan penyalahgunaan narkoba.
“Jaga keluarga dan lingkungan kita dari pengaruh negatif yang bisa merusak masa depan masyarakat,” pesannya.
Perayaan HUT ke-59 GKII Langap berlangsung khidmat dan dihadiri jemaat serta tokoh masyarakat setempat. (jms/prokompim/red)








