Rahmawati Ajak Anak Muda Kaltara Ubah Kreativitas Jadi Peluang Usaha

oleh -920 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Anggota Komisi VII DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati, mendorong generasi muda mengembangkan kreativitas menjadi peluang usaha di sektor ekonomi kreatif. Fotografi menjadi salah satu bidang yang disorot karena dinilai memiliki potensi ekonomi sekaligus berperan dalam mengawal kebijakan publik.

Dorongan itu disampaikan Rahmawati dalam kegiatan Bincang Kreatif bertajuk Dari Lensa ke Lembaran: Kekuatan Fotografi dalam Mengawal Kebijakan Publik di Desa/Kelurahan Kreatif di Tanjung Selor, Selasa (27/10/26).

Rahmawati mengatakan, kegiatan sosialisasi ekonomi kreatif tersebut menyasar anak muda, termasuk anggota Karang Taruna dan organisasi kepemudaan. Mereka diharapkan mampu mengembangkan ide dan keterampilan menjadi kegiatan produktif yang bernilai ekonomi.

“Yang kami kejar, yang kami targetkan adalah anak-anak muda yang sebagai pelaku ekonomi kreatif, karena mereka pasti punya inovasi, kreativitas, terus kemudian bisa istilahnya menciptakan lapangan pekerjaan dengan cara-cara mereka,” kata Rahmawati.

Baca Juga  Balita dan Ibu Hamil Jadi Prioritas, Rahmawati Salurkan Bantuan Kebakaran di Tarakan

Menurutnya, generasi muda perlu mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing. Berbagai bidang bisa digarap, mulai dari seni lukis, produksi video, hingga fotografi.

Rahmawati menilai, ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pilihan bagi anak muda untuk membangun usaha secara mandiri. Dengan keterampilan yang terus diasah, kreativitas tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan. “Pesertanya dari anak-anak muda yang ada di sini, semua. Dari Karang Taruna, dari organisasi anak-anak muda,” ujarnya

Dalam kegiatan tersebut, fotografi juga diperkenalkan sebagai sarana untuk mendokumentasikan kondisi masyarakat dan pembangunan di desa maupun kelurahan.

Baca Juga  Rahmawati Dukung Karya Pramuka Kaltara Dipasarkan Jadi Produk Unggulan Nunukan

Melalui foto, berbagai persoalan di lapangan dapat ditampilkan kepada publik. Dokumentasi visual yang dilengkapi informasi dan konteks yang jelas juga dapat membantu masyarakat menyampaikan aspirasi serta mendorong perhatian pemangku kebijakan terhadap persoalan yang terjadi.

Dengan demikian, fotografi tidak hanya dipandang sebagai karya seni atau jasa komersial. Bidang ini juga memiliki potensi menjadi media komunikasi publik yang menghubungkan kondisi nyata di masyarakat dengan pihak yang memiliki kewenangan mengambil kebijakan.

Meski demikian, dokumentasi untuk kepentingan publik perlu disajikan secara akurat agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Rahmawati mengatakan, sosialisasi ekonomi kreatif dilaksanakan dengan materi berbeda sesuai bidang yang dibahas. Setelah kegiatan di Tanjung Selor, agenda serupa dijadwalkan berlanjut di Kota Tarakan dengan menghadirkan narasumber dari daerah dan pihak yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga  Polda Kaltara Lakukan Pengamanan Distribusi Logistik Pilkada 2024

“Kegiatan ini kami adakan sosialisasi dari ekonomi kreatif. Adapun masing-masing divisi setiap hari itu berbeda. Nanti setelah ini kami ke Tarakan untuk mengadakan sosialisasi ekonomi kreatif dari kementerian,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda Kaltara diharapkan semakin mengenali potensi ekonomi kreatif dan mampu mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha. Fotografi menjadi salah satu bidang yang dapat dimanfaatkan untuk membuka lapangan pekerjaan sekaligus menyampaikan informasi mengenai kondisi masyarakat dan pembangunan daerah. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan