MALINAU, KaltaraAktual.com- Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya memperkuat Program Malinau Bersih Lingkungan (MBL) hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT). Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi gerakan pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi langsung masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan para Ketua RT memiliki peran penting sebagai penggerak masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menjembatani komunikasi antara warga dan pemerintah desa.
Hal itu disampaikan Ernes usai memberikan arahan kepada Ketua RT terpilih yang mengikuti pembekalan dari Bupati Malinau di Ruang Tebengang Kantor Bupati Malinau, Selasa (09/06/26).
“Peran Ketua RT sangat strategis untuk mendorong keterlibatan warga. Pemerintah ingin ada sinergi antara pengurus RT dan masyarakat agar kebersihan lingkungan bisa dimulai dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” kata Ernes.
Menurutnya, dana RT yang disalurkan melalui pemerintah desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan lingkungan, termasuk kerja bakti dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.
Tak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, Pemkab Malinau juga menyiapkan dukungan anggaran bagi program pencegahan stunting di tingkat RT. Program tersebut mencakup edukasi kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemberian vitamin bagi warga yang membutuhkan.
Pelaksanaannya akan melibatkan layanan kesehatan setempat seperti Posyandu, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Puskesmas agar penanganan dapat berjalan lebih optimal.
Sekda Ernes menambahkan, pemerintah turut memberi ruang bagi RT untuk menangani persoalan mendesak di lingkungan masyarakat. Beberapa di antaranya seperti penyediaan fasilitas jamban bagi warga yang belum memiliki sanitasi layak, penanganan genangan air, hingga dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia dan sektor pertanian.
Ernes berharap berbagai program yang dijalankan di tingkat RT dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Harapannya masyarakat semakin mandiri dan memiliki kepedulian terhadap kebersihan serta kesehatan lingkungan di sekitarnya,” tutupnya. (nhk/prokompim/red)







