TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Upaya mendorong digitalisasi dan peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, terus dilakukan. Salah satunya melalui kehadiran Rumah BUMN Bulungan yang diinisiasi BRI Kantor Cabang Tanjung Selor sebagai pusat edukasi, pembinaan, dan kolaborasi bagi pelaku usaha lokal.
Rumah BUMN Bulungan berlokasi di Jalan Teratai Nomor 4, Tanjung Selor, tepat di samping Kantor BRI Cabang Tanjung Selor. Lokasi yang strategis tersebut diharapkan dapat memudahkan akses bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan untuk berinteraksi dan mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Pemimpin Cabang BRI Tanjung Selor, Muhammad Farhan, mengatakan kehadiran Rumah BUMN Bulungan merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat daya saing UMKM melalui pendampingan dan pemanfaatan teknologi digital.
“Rumah BUMN Bulungan kami hadirkan sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan usahanya.
Melalui pendampingan, edukasi, serta dukungan digitalisasi, kami berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Farhan.
Menurut dia, sektor UMKM memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, keberadaan Rumah BUMN Bulungan tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelatihan dan pembinaan usaha, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat ekosistem bisnis lokal.
Melalui fasilitas tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh akses pengetahuan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Farhan menambahkan, BRI Tanjung Selor akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Dengan dukungan lokasi yang mudah dijangkau, Rumah BUMN Bulungan diharapkan menjadi pusat aktivitas produktif yang dapat mempertemukan UMKM, komunitas kreatif, dan berbagai pihak dalam membangun ekonomi daerah.
“Kami ingin Rumah BUMN Bulungan menjadi ruang bersama yang mampu mendorong lahirnya produk-produk unggulan daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” pungkasnya. (***)







