Polda Kaltara Satukan Langkah dengan Petani, Dukung Target Swasembada Pangan

oleh -1013 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara menggelar pertemuan dan sosialisasi pertanian guna memperkuat sinergi antara Polri dan petani dalam mendukung program swasembada pangan 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Sabtu (25/07/26).

Mengusung tema “Sinergi Polri dan Petani Wujudkan Swasembada Pangan Sukses Asta Cita Tahun 2026”, kegiatan ini dihadiri Dirbinmas Polda Kaltara, Ps. Paur Sibinev Subdit Bhabinkamtibmas, narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara dan Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara, personel Subdit Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani.

Pertemuan tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong tercapainya target swasembada pangan nasional.

Baca Juga  Mabes Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik ke Polda Kaltara

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Dirbinmas Polda Kaltara, pemberian cinderamata, foto bersama, hingga penyampaian materi dari Dinas Pertanian dan Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan ditutup dengan sesi pembulatan dan berlangsung tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Dalam sambutannya, Dirbinmas Polda Kaltara, Kombes Pol. Try Handako Wijaya Putra, menegaskan Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat melalui fungsi pembinaan masyarakat (Binmas).

“Pendampingan kepada petani dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian,”  ujarnya.

Baca Juga  Sekda Ernes Apresiasi Bupati Wempi, Raih Penghargaan Tv One Kategori Inovasi Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal

Sementara itu, Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara menjelaskan ketahanan pangan merupakan aspek strategis bagi stabilitas dan kedaulatan bangsa. Pemerintah menargetkan produksi beras nasional mencapai 33,8 juta ton pada 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Target tersebut, menurut pemaparan narasumber, hanya dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas pertanian yang didukung kolaborasi pemerintah, Polri, petani, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi lain, Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara memaparkan strategi memperkuat pemasaran hasil pertanian melalui pengawasan perdagangan, pengendalian inflasi, pengembangan jaringan distribusi, promosi produk lokal, pemasaran digital, hilirisasi produk, penerapan standar mutu, hingga penguatan kelembagaan kelompok tani.

Baca Juga  Komitmen Jaga Integritas, Bidpropam Polda Kaltara Periksa Urine Personel

Strategi tersebut dinilai penting mengingat tantangan geografis Kalimantan Utara yang masih berdampak pada tingginya biaya distribusi dan logistik. Dengan penguatan rantai pemasaran, hasil pertanian diharapkan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini, Polri bersama Dinas Pertanian, Disperindagkop, penyuluh pertanian, dan kelompok tani berkomitmen memperkuat komunikasi serta kerja sama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata menuju swasembada pangan berkelanjutan sekaligus menyukseskan Program Asta Cita Tahun 2026. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan