TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Tim Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik) Audit Kinerja Tahap II di Polda Kalimantan Utara (Kaltara).
Pemeriksaan menyasar sejumlah satuan kerja (satker) dan satuan wilayah (satwil) jajaran.Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang 91 Polda Kaltara, Selasa (8/9/26). Tim dipimpin BJP Heri Wahono, selaku Pengawas Tim.
Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Slamet Wahyudi mengatakan audit tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal untuk memastikan pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Kaltara berjalan sesuai ketentuan.
“Audit ini merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program serta kegiatan di lingkungan Polda Kaltara dan jajaran. Tujuannya untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Slamet.
Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya berorientasi pada temuan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan perbaikan bagi masing-masing satker.
“Wasrik bukan semata-mata mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana untuk melakukan evaluasi, memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan sehingga kinerja organisasi dapat semakin baik,” ujarnya.
Slamet mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah satker internal Polda Kaltara. Di antaranya Ditpolairud, Satbrimob, Biro SDM dan satuan kerja lainnya.
Selain itu, tim Itwasum Polri juga melakukan pemeriksaan terhadap satwil jajaran, yakni Polresta Bulungan, Polres Tarakan, Polres Nunukan, Polres Malinau, serta Polres Tana Tidung.
“Tim melakukan pemeriksaan pada satker di Polda maupun satwil jajaran. Aspek yang diperiksa berkaitan dengan pelaksanaan dan pengendalian kegiatan, termasuk pengelolaan sumber daya serta aspek administrasi sesuai bidang masing-masing,” jelas Slamet.
Dia menambahkan, hasil pemeriksaan nantinya menjadi bahan evaluasi bagi setiap satuan kerja. Rekomendasi dari tim audit diharapkan segera ditindaklanjuti untuk mencegah munculnya persoalan yang sama di kemudian hari.
“Kami berharap seluruh satker dan satwil dapat mengikuti proses audit ini dengan baik dan menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan. Ini bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan kualitas kinerja organisasi,” katanya.
Audit kinerja Itwasum Polri juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan pengawasan internal di lingkungan kepolisian. Pola audit tersebut diharapkan mendorong satuan kerja semakin tertib dalam menjalankan program, mengelola sumber daya, serta memenuhi ketentuan yang berlaku.
Slamet menegaskan Polda Kaltara berkomitmen mendukung proses pengawasan dan menjadikan hasil audit sebagai bahan pembenahan berkelanjutan.
“Prinsipnya kami mendukung pelaksanaan audit ini. Apa yang menjadi hasil pemeriksaan dan rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja Polda Kaltara dan jajaran ke depan,” pungkasnya.
Audit kinerja Itwasum Polri sendiri pada dasarnya menjadi instrumen pembinaan dan pengendalian untuk memperkuat efektivitas, akuntabilitas, serta tata kelola organisasi Polri. Pola serupa juga diterapkan dalam audit kinerja di sejumlah Polda lain. (****)







