Juara Lomba Desain Batik Lulantatibu Didorong Kolaborasi dengan Pengrajin

oleh -15 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Peserta terbaik dalam lomba desain Batik Lulantatibu di Kabupaten Nunukan didorong tidak berhenti berkarya setelah kompetisi berakhir. Mereka diharapkan dapat diarahkan berkolaborasi dengan para pengrajin agar kemampuan yang dimiliki berkembang menjadi keterampilan bernilai ekonomi.

Hal itu disampaikan Reimita. Menurutnya, pemerintah perlu terus memberikan pembinaan kepada para peserta, khususnya mereka yang berhasil meraih juara.

“Semoga pemerintah tetap dan terus membimbing dan memberikan binaan. Peserta yang juara bisa mungkin diarahkan untuk bekerja sama dengan para pengrajin batik,” kata Reimita.

Baca Juga  Konten Positif Lindungi Perempuan dari Ancaman Fisik dan Dunia Maya

Menurut dia, kolaborasi antara talenta muda dan pengrajin dapat menjadi langkah untuk mengembangkan desain Batik Lulantatibu. Selain mempertahankan kreativitas generasi muda, kerja sama tersebut juga dapat membuka peluang ekonomi baru.

Reimita berharap Batik Lulantatibu tidak hanya semakin dikenal di Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara. Ia ingin batik khas Nunukan tersebut mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas hingga tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Atensi Serius, Arpiah Kecam Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Nunukan

“Dengan bertemunya kreativitas generasi muda, kebutuhan pengrajin dan dukungan pemerintah, lomba desain Batik Lulantatibu diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menjaga identitas budaya sekaligus membuka peluang baru bagi tumbuhnya talenta dan industri batik khas Nunukan,” ujarnya.

Ia menilai keberlanjutan pembinaan menjadi penting agar lomba desain tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan. Karya para peserta diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual sekaligus memperkuat identitas Batik Lulantatibu sebagai bagian dari kekayaan budaya Nunukan.

Baca Juga  DLH Kaltara Ajak Dunia Usaha dan Masyarakat Bersinergi Jaga Lingkungan

Dengan demikian, ajang tersebut tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mencetak desainer muda dan memperkuat ekosistem industri batik lokal. (nvl/simpatik/red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan