Perkelahian Pelajar SMP di Long Beluah Berakhir Damai, Polisi Beri Pembinaan

oleh -911 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Video perkelahian antar pelajar SMP di pinggir Sungai Kayan, Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), viral di media sosial. Polisi turun tangan dengan memfasilitasi mediasi hingga persoalan tersebut berakhir damai.

Mediasi antara para pelajar yang terlibat digelar di Mako Polsek Tanjung Palas Barat pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Pertemuan itu turut dihadiri guru SMP Negeri 1 Tanjung Palas Barat serta orang tua masing-masing pelajar.

Baca Juga  KNPI Kaltara Bidang Pendidikan Gandeng Kopri PMII dan Dinas Pendidikan Gelar Gerakan Anti-Bullying Pelajar di Tarakan dan Nunukan

Diketahui, perkelahian tersebut terjadi pada Kamis (29/10/2026) di pinggir Sungai Kayan, Desa Long Beluah. Menindaklanjuti kejadian yang ramai diperbincangkan di media sosial, Polsek Tanjung Palas Barat memilih mengedepankan pendekatan persuasif dengan mempertemukan para pihak.

Dalam mediasi tersebut, polisi memberikan nasihat dan pembinaan kepada para pelajar agar tidak kembali terlibat dalam aksi perkelahian. Mereka juga diingatkan untuk mampu mengendalikan emosi dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi, bukan kekerasan.

“Para pelajar diingatkan untuk menjaga sikap serta nama baik sekolah, keluarga, dan orang tua,” demikian imbauan yang disampaikan personel kepolisian dalam kegiatan mediasi tersebut.

Baca Juga  Kapolda Kaltara Pimpin Pakta Integritas Rekrutmen Terpadu Polri 2026

Sebagai bentuk kesepakatan untuk tidak mengulangi perbuatannya, para pelajar yang terlibat juga membuat surat pernyataan. Surat tersebut disaksikan langsung oleh guru dan orang tua masing-masing.

Polisi berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pelajar agar lebih bijak dalam menyikapi persoalan, terlebih tindakan kekerasan dapat berdampak terhadap masa depan mereka.

Baca Juga  Bupati Nunukan Serukan Perdamaian, Masyarakat Dayak dan Timor Sepakati Ikrar Damai

Polsek Tanjung Palas Barat turut mengingatkan pihak sekolah dan orang tua agar meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.

Melalui mediasi ini, polisi berharap persoalan antarpelajar tersebut tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Pendekatan pembinaan juga diharapkan dapat membuat para pelajar menyadari kesalahan dan tidak mengulangi tindakan serupa. (****)

Bagikan

Tinggalkan Balasan