Inventarisasi Aset Dimulai, Pemprov dan BKAD Kaltara Siapkan Lelang untuk Barang Tak Layak Pakai

oleh -1388 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menata aset daerah yang rusak dan sudah tidak lagi digunakan. Sejumlah kendaraan dinas hingga peralatan milik pemerintah akan diinventarisasi untuk menentukan apakah masih layak dipakai, diperbaiki, atau dilelang.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Kaltara, Taufik Hidayat, mengatakan inventarisasi ulang dilakukan agar aset yang sudah tidak berfungsi tidak terus menjadi beban administrasi pemerintah daerah.

Menurut Taufik, salah satu aset yang menjadi perhatian adalah kendaraan dinas yang mengalami kerusakan. Seluruh kendaraan akan melalui proses penilaian untuk mengetahui kondisi fisik sekaligus nilai ekonominya.

Baca Juga  Lomba Karaoke Lagu Religi Siap Meriahkan Bazar Ramadhan di GTM Kota Tarakan

“Kalau sudah tidak bisa, nanti kita nilai. Apakah bisa kita lelang atau kita manfaatkan seperti apa,” kata Taufik, Selasa, (08/09/26).

Ia menjelaskan keputusan terhadap aset tidak bisa hanya berdasarkan data administrasi. Pemerintah harus memastikan kondisi riil barang sebelum menentukan langkah penyelesaian.

Inventarisasi juga dilakukan untuk memetakan aset yang masih dapat dimanfaatkan dan aset yang sudah tidak memiliki nilai guna. Hasil pendataan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan menjadi dasar evaluasi tim pengelola aset.

Baca Juga  Samapta Polda Kaltara Aksi Bersih-Bersih di Tugu Cinta Damai Bulungan

Taufik menegaskan persoalan aset lama harus segera dituntaskan agar tidak menjadi tanggungan pemerintah pada tahun-tahun berikutnya.

“Jangan meninggalkan hasil-hasil ini ke depannya karena pasti menjadi tanggungan kita terus. Sedikit-sedikit kemudian menjadi beban,” tegasnya.

Meski demikian, Pemprov Kaltara belum memastikan berapa jumlah aset yang nantinya masuk kategori untuk dilelang atau dihapus. Pemerintah masih menunggu hasil inventarisasi dari masing-masing OPD sebelum melakukan penilaian dan evaluasi secara bertahap.

Baca Juga  Safari Ramadan di Sesayap Hilir, Ibrahim Ali Tegaskan Komitmen KTT Unggul dan KTT Melayani

Langkah tersebut diharapkan membuat pengelolaan barang milik daerah lebih tertib sekaligus mengurangi beban administrasi aset di lingkungan Pemprov Kaltara. (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan