Kepala DLH Kaltara Ajak Budayakan Lingkungan Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

oleh -1006 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mendorong penguatan budaya peduli lingkungan melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang rutin dilaksanakan di lingkungan perkantoran pemerintah setiap hari Selasa.

Dalam kegiatan yang digelar Selasa (19/05/26), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Hairul Anwar turut terjun langsung mengikuti aksi gotong royong bersama jajaran pegawai di kawasan perkantoran.

Baca Juga  Dukung Kemajuan Daerah, Kapolda Kaltara Hadiri Welcome Dinner Cross Regional Blue Economy Initiative

Hairul mengatakan, gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan bersih-bersih rutin, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran bersama agar menjaga lingkungan menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin menanamkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan, dimulai dari lingkungan kerja pemerintah terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang sehat sekaligus meningkatkan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Dibalik Realita Anggaran Pusat, Kaltara Fokus Infrastruktur Hadapi Tantangan dengan Strategi

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan area kantor, penataan fasilitas lingkungan, hingga perawatan kawasan sekitar agar tetap aman dan nyaman.

“Ini bentuk komitmen bersama. Jadi bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi seluruh pegawai ikut terlibat menjaga lingkungan tetap resik dan indah,” katanya.

Hairul menambahkan, pihaknya berharap gerakan tersebut dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi contoh positif bagi masyarakat luas dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

Baca Juga  Polda Kaltara Gelar Sidang Akhir Seleksi PAG dan SBP 2025

Sebelumnya, Gerakan Nasional Indonesia ASRI telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pada April 2026 lalu sebagai langkah memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. (jnd/red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan