NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Nunukan menerima tiga purna praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII yang sebelumnya menjalani magang di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Ketiganya dijadwalkan mulai bertugas di Pemkab Nunukan pada 1 Oktober 2026.
Penerimaan tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kepegawaian persyaratan pengangkatan CPNS 2026.
Penandatanganan dilakukan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara Dr. Andi Amri Ampa dengan Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan Kaharuddin di ruang kerja Kepala BKD Kaltara, Rabu (23/9/26).
Kaharuddin mengatakan penerimaan secara administratif baru dilakukan karena dirinya berhalangan hadir dalam penyerahan sebelumnya yang dilaksanakan Pemprov Kaltara melalui Sekprov Kaltara H. Denny Heryanto.
“Hari ini baru bisa kita lakukan penerimaan, yang ditandai dengan penandatanganan dokumen kepegawaian, karena baru ada kesempatan untuk hadir dan menerima secara langsung,” kata Kaharuddin.
Setelah diterima Pemkab Nunukan, ketiga purna praja tersebut akan dipersiapkan untuk ditempatkan pada perangkat daerah. Penempatan akan disesuaikan dengan kompetensi masing-masing serta kebutuhan organisasi.
“Kita akan menempatkan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Tentunya tetap mempertimbangkan peta jabatan dan ketentuan yang berlaku, termasuk apabila ada rekomendasi dari instansi terkait,” jelasnya.
Kaharuddin berharap kehadiran tiga lulusan IPDN tersebut dapat memperkuat sumber daya aparatur sekaligus mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Nunukan.
Adapun tiga purna praja IPDN asal Nunukan tersebut yakni M. Dustia Yoyyibi, S.Tr.IP., Muhammad Wahyu Anugrah, S.Tr.IP., dan Muhammad Pasya Aleandra, S.Tr.IP.
Ketiganya dijadwalkan mulai melaksanakan tugas di lingkungan Pemkab Nunukan pada 1 Oktober 2026.
Dalam proses penyerahan tersebut, Kaharuddin didampingi Kepala Bidang Mutasi, Promosi dan Evaluasi Kinerja ASN BKPSDM Nunukan, Nasruddin.
Tambahan tiga aparatur muda ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Nunukan yang merupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia. (iwk/simpatik/red)







