TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan pelantikan puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar Kamis (11/06/26) telah melalui seluruh tahapan sesuai ketentuan manajemen aparatur sipil negara (ASN).
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan proses rotasi dan mutasi pejabat tersebut telah melalui evaluasi kinerja, uji kompetensi hingga memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Sudah sangat sesuai, karena seluruh tahapan sudah dilalui, baik evaluasi kinerja maupun uji kompetensi. Terakhir kami menunggu rekomendasi dari BKN, dan kemarin semuanya sudah keluar. Alhamdulillah sesuai rencana sehingga hari ini bisa dilaksanakan pelantikan,” ujar Denny usai prosesi pelantikan di Gedung Gadis, Tanjung Selor.
Menurutnya, pelantikan tersebut juga dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun pemerintah daerah sejak awal proses. Pemprov Kaltara menargetkan seluruh rangkaian tahapan dapat tuntas pada Juni 2026.
“Timeline yang kami susun tidak terlalu bergeser. Memang sejak awal sampai akhir kami targetkan selesai di bulan Juni ini,” katanya.
Denny menjelaskan, perpindahan maupun pergeseran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga semangat kerja dan meningkatkan kinerja birokrasi.
“Ini bentuk penyegaran. Semua pejabat harus merasa tertantang, baik yang bergeser ke posisi baru maupun yang tetap di tempatnya. Perubahan berlangsung sangat cepat, sehingga kita juga harus cepat menyesuaikan diri, melihat berbagai potensi dan peluang untuk membawa Kaltara menjadi lebih maju,” ujarnya.
Terkait target kerja para pejabat yang baru dilantik, Denny menegaskan seluruh program yang dijalankan harus selaras dengan visi, misi, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Mereka tentu sudah memiliki program kerja masing-masing. Yang paling penting, program tersebut harus sejalan dan mendukung visi-misi kepala daerah serta RPJMD yang sudah ditetapkan,” katanya.
Selain rotasi jabatan, Pemprov Kaltara juga berencana segera mengisi sejumlah posisi yang masih kosong di lingkungan pemerintah provinsi.
“Kita akan lakukan secepatnya. Masih ada beberapa OPD yang jabatan pimpinannya kosong, termasuk posisi Asisten I yang saat ini belum terisi,” ungkap Denny.
Sebelumnya, dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Gadis, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. melantik 41 pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di organisasi perangkat daerah (OPD). Pada kesempatan yang sama, sebanyak 23 pejabat fungsional juga resmi diambil sumpah jabatannya.
Beberapa pejabat yang mendapat penugasan baru di antaranya Bustan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pollymart Sijabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Andi Amriampa sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Ferdy Manurun Tanduk Langi sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Suhardo sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, serta Hasriani sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Selain itu, Dt Iqro Ramadhan dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah, Syahrullah Mursalin menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, sementara Wahyuni Nuzband ditugaskan sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (**)







