Lepas 20 PMI ke Malaysia, Pemkab Nunukan Minta Jaga Nama Baik Daerah

oleh -1010 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Nunukan melepas 20 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) lulusan program SMK GO yang akan bekerja di Malaysia melalui jalur resmi. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kamis (17/9/26).

Bupati Nunukan Irwan Sabri diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Nunukan, Muhammad Amin. Dalam sambutannya, ia menyebut keberangkatan para lulusan SMK GO menjadi awal perjalanan baru bagi generasi muda Nunukan untuk membangun karier di luar negeri.

Muhammad Amin mengatakan para PMI tidak hanya membawa keterampilan hasil pelatihan, tetapi juga harapan keluarga untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui pekerjaan yang legal dan prosedural.

Baca Juga  Rahmawati: Pengalaman di Jamnas XII Jadi Bekal Pramuka Kaltara

“Hari ini adalah awal perjalanan baru bagi anak-anak kita. Mereka membawa bekal keterampilan sekaligus harapan keluarga untuk masa depan yang lebih baik,” kata Muhammad Amin.

Ia juga mengingatkan seluruh PMI agar menjaga disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab selama bekerja di Malaysia. Menurutnya, para pekerja harus mematuhi aturan hukum dan menghormati budaya di negara tujuan.

Baca Juga  Markus Yuteng Terpilih Aklamasi Pimpin DPC Hanura Tana Tidung

Muhammad Amin menegaskan para PMI diminta tidak tergoda tawaran bekerja melalui jalur nonprosedural atau ilegal karena memiliki risiko yang tinggi.

“Kalian berangkat melalui jalur yang legal dan prosedural. Jangan mudah tergiur jalan pintas menjadi pekerja migran ilegal yang penuh risiko,” tegasnya.

Selain itu, para PMI diminta bijak mengelola penghasilan selama bekerja di luar negeri. Mereka diimbau rajin menabung sebagai bekal setelah kembali ke Indonesia serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga di Nunukan.

Baca Juga  Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasarkan Karakteristik Wilayah

Di akhir kegiatan, Pemkab Nunukan menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Kabupaten Nunukan dan LPK Roby Perbatasan yang telah mendampingi serta membekali para calon PMI hingga siap ditempatkan di Malaysia.

Muhammad Amin berharap seluruh peserta program SMK GO dapat bekerja dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Nunukan dan Indonesia, serta kembali ke daerah dengan pengalaman dan kemampuan yang bermanfaat. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan