Wabup Malinau Lepas Jalan Sehat HUT FPK, Tegaskan Keberagaman Jadi Kekuatan Daerah

oleh -1431 Dilihat
oleh
Foto: SD - Prokompim Malinau

MALINAU, KaltaraAktual.com- Semangat persatuan dan kebhinekaan mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Malinau. Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menghadiri kegiatan senam bersama sekaligus melepas peserta jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1 Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Sabtu (06/06/26) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Malinau Kota itu diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari paguyuban, lembaga adat, hingga warga dari beragam latar belakang suku dan budaya.

Baca Juga  Wakapolda Kaltara Dukung Pengembangan Wisata dan Kelestarian Lingkungan Perairan

“Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan sosial masyarakat di tengah keberagaman yang dimiliki daerah perbatasan itu,” ujar Wabup Jakaria.

Wabup Jakaria menyampaikan bahwa keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

“Kabupaten Malinau dikenal sebagai daerah yang dihuni masyarakat multikultural sehingga diperlukan ruang yang mampu memperkuat semangat persatuan,” tuturnya.

Baca Juga  Dekat dengan Warga, Bupati Wempi Awasi Pemasangan Stiker Keluarga Miskin

Ia menegaskan, perbedaan bukan menjadi penghalang pembangunan, melainkan potensi besar yang dapat memperkuat solidaritas masyarakat. Pemerintah daerah pun berharap FPK dapat terus menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat di Bumi Intimung.

Saat ini, FPK Kabupaten Malinau menaungi sedikitnya 11 lembaga adat dan 15 paguyuban yang aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan daerah. Kehadiran forum tersebut dinilai mampu memperkuat komunikasi lintas budaya serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga  Sekda Ernes Silvanus: Perbatasan Itu Wajah Negara, Tapi Warganya Belum Merdeka dari Kekurangan

“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Malinau bersama FPK menegaskan komitmen untuk terus menjaga nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya. (jms/prokompim/red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan