TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik membuka Open Tournament Menyumpit dalam rangka HUT ke-81 Korps Brimob Polri 2026. Turnamen yang diikuti lebih dari 100 peserta itu digelar di Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara, Kamis (29/10/26).
Turnamen ini digelar untuk melestarikan budaya masyarakat Dayak sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri anggota DPD RI sekaligus Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Marthin Billa, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Yusuf, Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso, Ketua Panitia Tasa Gung, serta unsur Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
Andi Syahriful mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut. Dia menilai menyumpit bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda.
“Menyumpit bukan sekadar keterampilan membidik sasaran. Di dalamnya ada nilai kesabaran, ketenangan, konsentrasi, ketepatan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut juga sangat relevan dengan tugas kita sebagai anggota Polri, khususnya Korps Brimob,” kata Andi Syahriful.
Ada enam kategori yang dipertandingkan dalam turnamen tersebut. Kategori itu meliputi perorangan putra, perorangan putri, dueling putra, dueling putri, regu Presisi, dan regu Reaksi.
Setiap kategori menguji kemampuan peserta dalam membidik sasaran, menjaga konsentrasi, serta menunjukkan sportivitas selama pertandingan. Adapun kategori beregu juga mengedepankan koordinasi dan kekompakan tim.
Kapolda Kaltara mengatakan kegiatan berbasis olahraga tradisional dan budaya menjadi salah satu cara untuk mendekatkan Brimob dengan masyarakat.
Menurutnya, Brimob tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan sosial mereka.
Dia juga mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan juri, serta mengutamakan keselamatan selama pertandingan berlangsung.
“Kemenangan merupakan sebuah kebanggaan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan yang terbangun melalui perlombaan jauh lebih penting,” pesannya.
Melalui turnamen menyumpit dalam rangka HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Polda Kaltara berharap olahraga tradisional tersebut dapat terus berkembang dan menjadi sarana pembinaan generasi muda. (***)







