Tudang Sipulung KKSS, Kapolda Kaltara Tekankan Persatuan Antarsuku

oleh -785 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com-  Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik meminta warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dia bahkan mendaulat warga KKSS di Kaltara menjadi duta kamtibmas.

Pesan itu disampaikan Andi saat menghadiri kegiatan Tudang Sipulung yang digelar Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kaltara di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Rabu (28/10/26) malam.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengajak warga KKSS mengambil peran aktif menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Dia menitipkan tiga peran penting, yakni menjadi duta kamtibmas, jembatan kemitraan antara polisi dan masyarakat, serta pelopor penyebar kebaikan.

Baca Juga  Kapolda Kaltara Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Ditreskrimsus

“Saya menaruh harapan besar agar warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kaltara mampu mengemban tiga peran utama sebagai duta. Pertama, sebagai duta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebagai Kapolda, saya secara resmi mendaulat warga KKSS Kaltara sebagai duta kamtibmas,” ujar Andi.

“Kedua, menjadi jembatan kemitraan antara polisi dan masyarakat. Serta ketiga, menjadi pelopor penyebar kebaikan,” lanjutnya.

Andi menegaskan penegakan hukum di Kaltara dilakukan secara adil tanpa membedakan suku maupun latar belakang masyarakat. Setiap orang yang melanggar hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia juga menyoroti upaya pemberantasan peredaran narkoba. Menurutnya, tidak ada kelompok atau latar belakang tertentu yang mendapat perlakuan istimewa dalam penegakan hukum.

Baca Juga  Pemkab Nunukan Hadiri Undangan SKK Migas Kalimantan di Yogjakarta

Dia mengajak warga KKSS dan seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah peredaran narkotika, terutama untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kapolda turut menekankan pentingnya menjaga persaudaraan antarsuku. Dia mencontohkan kedekatannya dengan tokoh adat Dayak sebagai bukti bahwa hubungan harmonis dapat terbangun melalui sikap saling menghormati.

“Saya pribadi telah tiga kali menerima penghargaan dari para tokoh adat Dayak yang sudah menganggap saya seperti anak dan keluarga sendiri. Karena itu, masyarakat asal Sulawesi Selatan pun harus berdiri di barisan terdepan dalam menyebarkan kebaikan,” katanya.

Baca Juga  Jalan Krayan-Malinau Ditarget Tuntas 2028, Buka Akses Wilayah Perbatasan

“Keharmonisan dan kedamaian di Kaltara ini sepatutnya mampu menjadi role model atau percontohan keteladanan yang nyata,” imbuhnya.

Dia juga meminta keluarga besar KKSS menjaga nama baik organisasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Ajaklalo tapakasiri ka (jangan sampai mempermalukan saya) selaku Kapolda Kaltara, dan saya memohon dukungan penuh dalam menjalankan amanah ini selama bertugas di Kaltara. Di mana pun bumi dipijak, kita wajib terus menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat kita berada,” tukasnya Andi. (****)

Bagikan

Tinggalkan Balasan