UMKM Olahan Ikan Bulungan Wajib Kantongi SKP, Jadi Syarat Produk Bisa Dipromosikan ke Pasar Nasional

oleh -1129 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Bulungan didorong memenuhi standar kelayakan produksi sebelum memperluas pemasaran produknya.

Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan mensyaratkan pelaku UMKM binaannya memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolah (SKP). Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa tempat dan proses produksi telah memenuhi standar kelayakan pengolahan hasil perikanan.

Kabid Peningkatan Daya Saing dan Pengawasan Hasil Perikanan Dinas Perikanan Bulungan, Junaidi,  mengatakan pemenuhan standar tersebut menjadi bagian dari pembinaan terhadap UMKM.

Baca Juga  PMI Bulungan Apresiasi Polda Kaltara Sebagai Pendonor Aktif

“Kita di Dinas Perikanan ini ada standar yang harus dipenuhi. UMKM di bidang perikanan harus memenuhi standar pengolahan, yaitu SKP atau Sertifikat Kelayakan Pengolah,” kata Junaidi.

Menurut dia, SKP sekaligus menjadi dokumen pendukung yang menunjukkan bahwa rumah produksi atau tempat pengolahan milik UMKM telah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Standarisasi itu dinilai penting ketika produk UMKM hendak dipasarkan lebih luas. Selain memastikan aspek higienitas dan kelayakan proses produksi, legalitas tersebut menjadi salah satu dasar dalam pembinaan dan promosi produk.

Baca Juga  Pangan Murah Upaya Stabilkan Harga Jelang Idulfitri

Produk Bulungan Mulai Tembus Luar Kaltara

Dinas Perikanan Bulungan mencatat sejumlah produk olahan hasil perikanan binaannya mulai dipasarkan ke luar wilayah Bulungan dan Kaltara.

Junaidi menyebut distribusi produk bahkan telah menjangkau Samarinda. Produk yang telah memenuhi persyaratan juga berpeluang mendapatkan ruang promosi dalam berbagai kegiatan, termasuk pameran tingkat nasional yang digelar melalui Apkasi.

“Alhamdulillah produk-produk kita untuk lokal Kalimantan Utara sudah beredar di mana-mana, bahkan ada beberapa yang sudah sampai Samarinda,” ujarnya.

Baca Juga  Hetifah Sjaifudian Kaget Masih Ada Sekolah yang Rusak Parah di Bulungan

Ke depan, Dinas Perikanan Bulungan menargetkan produk olahan hasil perikanan tidak berhenti di pasar lokal. UMKM juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas agar mampu bersaing di pasar nasional hingga membuka peluang ekspor.

“Target kami produk UMKM ini tidak hanya ke pasar lokal, tapi bisa masuk pasar nasional bahkan ekspor,” pungkas Junaidi. (jm/red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan