TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mengajak masyarakat lebih aktif menjaga kelestarian alam dan menekan dampak perubahan iklim yang semakin terasa.
Mengangkat tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, momentum tahunan ini dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pengingat penting bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, mengatakan tantangan perubahan iklim saat ini sudah dirasakan di berbagai wilayah, mulai dari perubahan cuaca ekstrem hingga ancaman bencana ekologis. Karena itu, menurutnya, langkah penanganan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
“Perubahan iklim menjadi tantangan bersama. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, hingga pemerintah agar upaya menjaga lingkungan dapat berjalan maksimal,” kata Hairul, Minggu (07/06/26).
Ia menilai kebiasaan sederhana masyarakat memiliki pengaruh besar terhadap kondisi lingkungan. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, hingga menanam pohon dinilai menjadi langkah kecil yang berdampak besar jika dilakukan secara bersama.
DLH Kaltara, lanjutnya, juga terus mendorong sejumlah program yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan daerah terhadap dampak perubahan iklim. Program tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan hidup sekaligus meminimalisasi risiko kerusakan ekologis di masa mendatang.
Menurut Hairul, lingkungan yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah.
“Menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan generasi berikutnya. Karena itu, kesadaran bersama sangat penting untuk terus dibangun,” ujarnya.
Ia berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dapat menjadi pemicu meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan, sekaligus memperkuat budaya hidup ramah lingkungan di Kaltara. (ik/red)







