TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Harapan tersebut disampaikan Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara, Herman, S.T., M.AP, usai kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Menurut Herman, generasi muda memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Peran tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, yakni mengedukasi orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, hingga lingkungan sekitar mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Anak muda kami harapkan proaktif mengedukasi lingkungan sekitarnya, baik keluarga maupun teman. Selain itu, manfaatkan kekuatan media sosial secara positif untuk menyebarluaskan kampanye pelestarian lingkungan sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak,” ujarnya, Jumat, (26/06/26).
Ia menegaskan, gerakan menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari aksi besar. Justru, perubahan dapat lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Herman mencontohkan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum dan tas belanja sendiri, menghemat energi, serta mulai membiasakan memilah sampah dari rumah tangga.
Menurutnya, kebiasaan tersebut apabila dilakukan secara masif akan memberikan dampak nyata terhadap upaya pengurangan sampah dan pelestarian lingkungan.
Lebih lanjut, Herman menekankan bahwa keberhasilan program pelestarian lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan aktif generasi muda menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan berbagai upaya yang dilakukan saat ini.
“Pemerintah daerah menyadari bahwa tanpa keterlibatan aktif kaum muda, pelestarian lingkungan yang dilakukan saat ini tidak akan memiliki keberlanjutan di masa depan. Karena itu, kami berharap generasi muda menjadi motor penggerak perubahan dan teladan dalam membangun budaya peduli lingkungan,” pungkasnya. (*)







