Polda Kaltara Ajak Remaja Tak Terjerumus Narkoba dan Pergaulan Negatif

oleh -1004 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Direktorat Samapta Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggencarkan edukasi bahaya narkoba kepada kalangan remaja. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini sekaligus menjaga generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditsamapta Polda Kaltara menyampaikan imbauan secara humanis dan dialogis. Para remaja diajak memahami dampak penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, hingga mengancam masa depan.

Baca Juga  50 Kantong Darah Terkumpul di Aksi Kemanusiaan HUT Polantas ke-71 Kaltara

Personel juga mengingatkan para remaja agar lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan. Mereka diminta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang berpotensi menjerumuskan ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Direktur Samapta Polda Kaltara Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya menegaskan edukasi kepada remaja menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sebelum terjadi.

“Kami mengajak seluruh generasi muda untuk menjauhi narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif. Masa depan generasi muda harus dijaga bersama,” ujarnya.

Baca Juga  Rahmawati Dorong Pemerintah Tak Hentikan Dukungan untuk Desa Wisata

Dia juga mengajak para remaja mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif, mengembangkan potensi diri, dan mengejar prestasi. “Isi waktu dengan kegiatan positif, raih prestasi, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Selain memberikan edukasi bahaya narkoba, personel Ditsamapta turut mendorong remaja meningkatkan kedisiplinan dan berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga  Sinergi PKK Bulungan dengan PKK Kaltara Perkuat Kesejahteraan Keluarga dan Penurunan Stunting

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polda Kaltara untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Kepolisian berharap upaya pencegahan ini mendapat dukungan dari orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi remaja dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan