DLH Kaltara Dorong Pembentukan Bank Sampah di Kawasan Permukiman, Kurangi Sampah dari Sumbernya

oleh -1010 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pembentukan dan pengembangan bank sampah di kawasan permukiman. Langkah ini dinilai menjadi salah satu solusi efektif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, mengatakan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat menjadi faktor penting agar sampah dapat dipilah sejak dari rumah sebelum akhirnya diangkut ke TPA.

“Konsep pengelolaan sampah sekarang harus dimulai dari sumbernya. Jika masyarakat sudah terbiasa memilah sampah, maka jumlah sampah yang dibuang ke TPA akan jauh berkurang,” kata Hairul, Senin, (03/08/26).

Baca Juga  Puncak Peringatan HUT Ke-80 TNI, Polda Kaltara Berikan Surprise di Korem 092/Maharajalila

Menurutnya, keberadaan bank sampah bukan hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Sampah yang masih memiliki nilai jual seperti plastik, kertas, logam, maupun botol dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

DLH Kaltara mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk memperluas pembentukan bank sampah di tingkat RT, desa, maupun kelurahan. Dengan demikian, pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.

“Bank sampah juga menjadi sarana edukasi. Masyarakat diajak memahami bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi dapat menjadi sumber ekonomi apabila dikelola dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolda Kaltara Sapa Pemudik di Pelabuhan Malundung Tarakan, Doakan Perjalanan Lancar dan Aman

Selain itu, DLH terus mengampanyekan penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi dilakukan melalui sekolah, komunitas, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha agar kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat.

Hairul menjelaskan bahwa pengurangan sampah dari sumber merupakan bagian penting dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di Kaltara.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan bank sampah sehingga persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga  DLH Kaltara Nilai Peran Masyarakat Menjadi Penentu Keberhasilan Perlindungan Lingkungan

“Kalau masyarakat ikut berpartisipasi, manfaatnya sangat besar. Lingkungan menjadi lebih bersih, volume sampah berkurang, dan masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari hasil pemilahan sampah,” jelasnya.

DLH Kaltara juga mengajak dunia usaha, sekolah, dan berbagai komunitas untuk mendukung gerakan pengurangan sampah melalui penyediaan fasilitas pemilahan sampah, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, serta peningkatan kegiatan daur ulang.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci. Dengan kesadaran bersama, kami optimistis pengelolaan sampah di Kaltara akan semakin baik dan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Hairul. (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan