Komisi III DPRD Nunukan Dorong Pemetaan Jalan, Krayan, Kabudaya dan Sebatik Jadi Fokus Utama

oleh -1007 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan kembali menyoroti persoalan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Akses jalan di kawasan pedalaman hingga wilayah perbatasan dinilai masih membutuhkan penanganan yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan urgensi masing-masing daerah.

Ketua Komisi III DPRD Nunukan Ryan Antoni mengatakan pembangunan jalan masih menjadi fokus utama komisinya, terutama untuk wilayah pedalaman seperti Krayan dan Kabudaya yang dinilai memiliki kebutuhan paling mendesak.

“Kalau persoalan infrastruktur yang menjadi perhatian Komisi III, kami lebih fokus pada masalah jalan. Terutama di wilayah pedalaman seperti Krayan dan Kabudaya, kemudian ada beberapa titik di Sebatik, bahkan di Nunukan,” kata Ryan, Rabu (23/9/26).

Baca Juga  Isra’ Mi’raj di SMPIT Ibnu Sina, Wakil Ketua DPRD Nunukan Arpiah Berikan Taushiah

Menurut Ryan, kebutuhan pembangunan jalan di setiap wilayah tidak bisa disamaratakan. Kondisi geografis, tingkat keterisolasian, kebutuhan masyarakat, hingga fungsi akses menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan.

Ia menilai wilayah Krayan dan Kabudaya memiliki tingkat urgensi yang lebih tinggi dibandingkan kawasan lainnya di Kabupaten Nunukan.

“Persentasenya tidak se-urgen di wilayah daratan pedalaman Kabudaya dan Krayan, khususnya Krayan,” ujarnya.

Baca Juga  Dibalik Realita Anggaran Pusat, Kaltara Fokus Infrastruktur Hadapi Tantangan dengan Strategi

Komisi III mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi jalan di seluruh wilayah Nunukan. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan difokuskan pada ruas jalan yang benar-benar membutuhkan penanganan segera.

Ryan menegaskan pemerataan pembangunan tidak selalu berarti setiap wilayah mendapatkan porsi yang sama. Menurutnya, keadilan justru diwujudkan dengan memberi perhatian lebih kepada daerah yang memiliki kebutuhan paling mendesak.

Baca Juga  Anggota DPRD Nunukan dan Akademisi UBT Desak Pusat Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Perbatasan

“Adil itu bukan berarti sama proporsinya. Harapan kami sebagai wakil rakyat, tentu membawa suara dan keluhan masyarakat agar menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Komisi III berharap pemerintah daerah menjadikan kondisi riil di lapangan sebagai dasar penyusunan prioritas pembangunan infrastruktur jalan. Selain meningkatkan konektivitas, perbaikan akses jalan juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman dan perbatasan Nunukan. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan