TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mengejar realisasi dukungan anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan konektivitas di daerah. Dari komitmen dukungan sekitar Rp150 miliar, masih terdapat sekitar Rp100 miliar yang diharapkan dapat direalisasikan.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto mengatakan, dukungan tersebut akan terus dikawal Pemprov Kaltara meskipun terjadi pergantian Menteri Keuangan.
Menurutnya, komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan Kaltara tetap menjadi bagian yang diperjuangkan pemerintah daerah.
“Itu janji dari pemerintah pusat. Tetap kita kejar supaya bisa terealisasi secepatnya untuk Kaltara,” ungkapnya.
Ia mengatakan, realisasi dukungan anggaran tersebut dilakukan secara bertahap. Karena itu, Pemprov Kaltara terus melakukan koordinasi dengan kementerian dan balai terkait untuk memastikan prosesnya dapat berjalan.
Denny menegaskan pemerintah daerah siap membantu menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan program.
“Dari kementerian juga, dari balai juga, kita sama-sama dorong. Apa yang dibutuhkan mereka, itu yang kita siapkan untuk mempercepat realisasi sisanya,” tegasnya.
Menurut Denny, dukungan pemerintah pusat sangat penting bagi Kaltara karena kebutuhan pembangunan konektivitas membutuhkan anggaran yang besar. Kondisi geografis dan luas wilayah membuat pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah membutuhkan dukungan pembiayaan di luar kemampuan APBD provinsi.
“Pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan kemampuan fiskal sendiri. Koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar program pembangunan strategis dapat direalisasikan,” jelasnya.
Ia berharap sisa dukungan sekitar Rp100 miliar tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini. Ia meminta proses yang masih berjalan tidak kembali mengalami penundaan.
“Kalau saya berharap tahun ini. Jangan ditunda lagi,” harapnya.
Ia menilai percepatan dukungan tersebut penting agar pembangunan konektivitas yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Pemprov Kaltara, akan terus mengawal proses tersebut bersama kementerian dan instansi teknis terkait hingga dukungan anggaran dapat direalisasikan,” tutupnya. (ic)







