Wabup Hermanus Datangi Kantor Bupati Didampingi TBBR, Diduga Protes Pembangunan Tak Merata dan Picu Ketegangan dengan Bupati

oleh -247 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Kedatangan Wakil Bupati Nunukan, Hermanus ke Kantor Bupati di Nunukan, Kalimantan Utara, pada Jumat (06/03/26) memicu perhatian masyarakat. Wakil kepala daerah tersebut datang didampingi sejumlah anggota Tariu Borneo Bangkule Rajak (TBBR) Kabupaten Nunukan.

Peristiwa itu terekam dalam sejumlah dokumentasi yang beredar luas di masyarakat dan media sosial. Dalam dokumentasi tersebut terlihat Wakil Bupati Hermanus tiba di Kantor Bupati bersama rombongan yang disebut sebagai pasukan TBBR.

Baca Juga  Melalui Raker, DPRD Nunukan Dorong Peningkatan Kerja Perumda Tirta Taka

Kehadiran Wabup Hermanus dengan rombongan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan aksi protes terhadap sejumlah persoalan di lingkungan Pemkab Nunukan.

Muncul dugaan aksi protes itu diduga berkaitan dengan pembangunan yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan. Selain itu, beredar pula dugaan bahwa roda pemerintahan di daerah tersebut dipengaruhi oleh segelintir oknum anggota DPRD.

Baca Juga  Kakaknya Brimob Gugur ditembak KKB di Papua, Kini Sang Adik Yatim Menangis Berjuang Jadi Polwan

Kondisi tersebut disebut-sebut menimbulkan ketegangan di internal pemerintahan daerah. Sejumlah pihak menilai dinamika itu pada akhirnya memicu hubungan yang tidak harmonis antara bupati dan wakil bupati.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci mengenai latar belakang kedatangan Wakil Bupati tersebut maupun dugaan ketegangan di antara pimpinan daerah.

Baca Juga  Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II 2025, Kapolda Kaltara Harap Jadi Mitra Konsultatif

Peristiwa ini memicu perhatian publik karena dalam sistem pemerintahan daerah, bupati dan wakil bupati diharapkan bekerja dalam satu kesatuan kepemimpinan untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah yang selalu menggaungkan slogan ‘energi baru’.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pemkab Nunukan. (abs)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan